Peneyebab Chester Bennington Vokalis Linkin Park Bunuh Diri

Peneyebab Vokalis Chester Bennington Linkin Park Bunuh Diri

Chester Bennington Vokalis Linkin Park meninggal bunuh diri di usianya yang ke 41 tahun. Linkin Park pernah menjadi band rock papan atas negeri paman Sam di awal tahun 2000an, yup dimana sa’at itu musik rock sedang menemui masa renta yang terus merosot. Ndelalah lahirlah band ini yang berhasil mengemas sajian musik rock yang dipadukan dengan Rap di setiap lagunya, alhasil musik rock mulai terdongkrak lagi antusiasme musik rock, selain Linkin Park ada juga Limp Bizkit yang berhulu dialiran musik yang sama hanya saja Limp Bizkit tidak sesukses Linkin Park dalam berkarir di dunia musik di masa itu.

Polisi setempat mengatakan bahwa Chester Bennington, yang sedang berjuang melawan candu narkotika, diduga telah mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di Palos Verdes Estates di Los Angeles County sekitar pukul 9 pagi hari Kamis tadi. Bennington yang berusia 41 tahun, bergabung dengan grup Linkin Park pada tahun 1999 dan merilis album debut band Hybrid Theory, yang dinominasikan untuk penghargaan Grammy untuk album rock terbaik di tahun 2000.

Bennington juga pernah bergabung dengan Stone Temple Pilots dari tahun 2013 sampai 2015 dan menyumbang soundtrack di film Crank and Saw 3D. Bennington disinyalir punya hubungan akrab dengan salah satu musisi Chris Cornell, vokalis dari Soundgarden dan Audioslave, yang juga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri pada Mei lalu, Bennington menghormatinya dengan ucapan belasungkawa di Twitter dan tampil di upacara pemakamannya. Banyak yang menduga kematian sahabatnya ini menjadi salah satu pemicu Bennington mengakhiri hidupnya sendiri.

Peneyebab Vokalis Linkin Park Bunuh Diri

Akan tetapi usut punya usut dalam wawancara terakhir, Bennington telah berbicara terus terang tentang perjuangannya dengan obat-obatan terlarang dan alkohol. “Tidak keren menjadi pecandu alkohol – tidak asyik untuk minum dan menjadi bodoh,” katanya kepada Noisecreep pada 2009. “It’s cool untuk menjadi bagian dari pemulihan. Inilah diri saya, inilah yang saya tulis, apa yang saya lakukan, dan sebagian besar pekerjaan saya merupakan cerminan dari apa yang telah saya alami dengan satu atau lain cara. “

Dia juga menceritakan tentang masa kecilnya yang kelam. Dalam sebuah wawancara dengan Guardian 2011, dia berkata: “Ketika saya masih remaja, saya dibully, dipukuli, diperkosa dan mengalami banyak peristiwa yang tidak menyenangkan. Tidak ada yang mau hal itu terjadi pada diri Anda dan sejujurnya, saya tidak ingat kapan hal itu dimulai … Ya Tuhan, tak heran saya menjadi pecandu narkoba. Tidak heran saya hanya sedikit gila untuk sementara waktu.

Bennington hidup dengan enam orang anak, Jaime, Yesaya, Draven, Tyler Lee dan si kembar Lily dan Lila, beserta istrinya Talinda Ann Bentley. Tidak disangka dibalik keramaian rumah tangganya, Bennington masih meyimpan trauma mendalam tentang masa remajanya yang menyebabkan dia terobsesi drugs dan alkohol, dan hal ini pulalah yang disinyalir menjadi penyebab Bennington mengakhiri hidupnya.

Bolehlah isi coment dibawah jika ada usulan atau pertanyaan, Jangan lupa.. Like & Share Brosis akan membahagiakan kami dan membantu orang2 diluar sana yang membutuhkan informasi ini

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*